WAWBERITA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan bahwa perusahaan merupakan pihak yang dirugikan dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan terkait sindikat kredit fiktif yang saat ini tengah ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan.
Melalui pernyataan resmi, BRI menyampaikan bahwa kasus tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga berdampak pada reputasi perusahaan. Sebagai bentuk komitmen dalam memberantas segala bentuk kecurangan, BRI telah melaporkan dugaan tindak pidana perbankan tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.
Pemimpin BRI Cabang Palembang A. Rivai, Agus Herman Pribadi, mengatakan langkah tersebut merupakan implementasi nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Zero Tolerance to Fraud di seluruh lini operasional.
“BRI merupakan pihak yang dirugikan dalam perkara tersebut, baik dari sisi kerugian finansial maupun reputasi perusahaan. Sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam menerapkan Zero Tolerance to Fraud, BRI telah melaporkan dugaan tindak pidana perbankan dimaksud kepada Kepolisian Daerah Sumatera Selatan,” ujar Agus Herman Pribadi dalam keterangan resminya.
BRI Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumatera Selatan
BRI juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atas respons cepat dalam menangani laporan dugaan tindak pidana perbankan tersebut.
Menurut Agus, perusahaan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta mengapresiasi pihak Kepolisian dalam menindaklanjuti perkara tersebut,” katanya.
BRI Tegaskan Komitmen Terapkan Good Corporate Governance
Dalam menjalankan kegiatan operasional dan bisnis, BRI menegaskan selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking), tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), serta kebijakan Zero Tolerance to Fraud.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya BRI dalam menjaga integritas perusahaan, melindungi kepentingan nasabah, serta menciptakan sistem perbankan yang sehat, transparan, dan terpercaya.
BRI memastikan akan terus mendukung proses penegakan hukum serta bekerja sama dengan aparat berwenang guna mengungkap tuntas dugaan tindak pidana perbankan tersebut.

