WAWBERITA – Eva Celia merintis karir di dunia akting melalui peran perdananya dalam sinetron “Juwita Jadi Putri” yang tayang perdana pada 12 Agustus 2007 di RCTI, di mana ia beradu akting dengan aktris senior seperti Rima Melati dan Meriam Bellina.
Namun, bakatnya tidak berhenti di depan kamera. Eva kemudian melangkah ke dunia musik, memulai perjalanan barunya dengan merilis single pertamanya, “Reason”.
Puncak dari eksplorasi musiknya adalah album debut “And So It Begins” yang rilis pada 2016. Di bawah naungan label independen 7th Ave Music dan Demajors.
Album ini terbilang cukup sukses, terlebih lagi album “And So It Begins” mendapat kategori “Indonesia Best Albums of 2016” dari beehype.
Dengan begitu, Eva membuktikan kemandiriannya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu yang berhasil meraih pengakuan internasional.
Biodata Singkat Eva Celia
Eva Celia Lesmana lahir pada 21 September 1992. Eva merupakan sosok seniman multitalenta yang telah mengukir namanya di dunia hiburan Indonesia. Selain itu, Eva dikenal sebagai penyanyi-penulis lagu, pemeran, dan juga model. Hal itu jua yang membuktikan bahwa bakat seninya tidak terbatas pada satu bidang.
Eva adalah putri dari dua ikon industri hiburan Indonesia, musikus jazz legendaris Indra Lesmana dan aktris senior Sophia Latjuba. Darah seni yang mengalir dalam dirinya semakin kuat berkat kehadiran anggota keluarga lain yang juga berkarir di dunia seni, seperti bibinya, produser film kenamaan Mira Lesmana, dan pamannya, aktor senior Mathias Muchus.

Perjalanan Karir Eva Celia
Awal Karir Akting
Eva Celia memulai perjalanan karir aktingnya di usia yang sangat muda. Eva mulai dikenal publik melalui sinetron “Sherina” pada tahun 2006. Di tahun berikutnya, Eva semakin memantapkan posisinya di layar kaca dengan membintangi dua sinetron sekaligus, yaitu “Juwita Jadi Putri” dan “Sentuh Hatiku”. Peran-peran awal inilah yang secara kolektif melambungkan namanya di industri hiburan Tanah Air.
Dari layar kaca, Eva kemudian melangkah ke layar lebar. Eva membuktikan kemampuannya dengan membintangi sejumlah film yang mendapat apresiasi. Perannya sebagai Adriana dalam film “Adriana” (2013) memperlihatkan sisi aktingnya yang memukau. Selain itu, Eva juga tampil sebagai Dara dalam “Pendekar Tongkat Emas” (2014), yang semakin memantapkan posisinya di industri perfilman.
Transisi ke Musik
Bakat musik Eva Celia mulai terwujud secara independen pada tahun 2015 ketika ia merilis single perdananya, “Reason”. Lagu ini menjadi langkah awalnya sebagai penyanyi-penulis lagu tanpa bernaung di bawah label rekaman.
Setelah penantian panjang, Eva akhirnya resmi merilis album debutnya, “And So It Begins”, pada tahun 2016. Album ini menandai eksplorasi mendalamnya pada genre Pop, R&B, dan Jazz yang menjadi ciri khasnya, sekaligus membuktikan kemandiriannya.
Pada tahun 2023, Eva Celia kembali dengan album keduanya yang bertajuk “Eva Celia”. Album yang dirilis pada 23 Agustus 2023 di bawah label DEVotion ini berisi 10 lagu.
Karya terbarunya tersebut memadukan unsur pop, elektronik, dan R&B, menunjukkan evolusi dan kedewasaan Eva dalam bermusik.
Filmografi Eva Celia
Daftar Film
- Takut: Faces of Fear (2008)
- Jamila dan Sang Presiden (2009)
- Adriana (2013)
- Pendekar Tongkat Emas (2014)
- The Shadow Stray (2024)
Serial televisi
- Sherina (2006)
- Juwita Jadi Putri (2007)
- Sentuh Hatiku (2007)
Diskografi Eva Celia
Album studio
- And So It Begins (2016)
- And So It Begins
- Reason
- Romans
- Interlude: A Strange Kind of Longing
- Another You
- Mother Wound
- Against Time
- Let Love Grow
- Eva Celia (2023)
- Crush
- Parasite
- Poison
- Strangers
- Wish
- Inevitable
- Motions
- Love
- Electric
- Enter
Album mini
- Lifeline: Introduction
- A Long Way
- Selfish
- Kala Senja
- All About You
Penghargaan dan Nominasi Eva Celia
Daftar Penghargaan
- Anugerah Musik Indonesia (2021): Karya Produksi Kolaborasi Terbaik (C.H.R.I.S.Y.E. (bersama Laleilmanino dan Diskoria))
- Bandung Music Awards(2022): Pop Duo / Group / Vocal Terpopuler (C.H.R.I.S.Y.E. (bersama Laleilmanino dan Diskoria))
Daftar Nominasi
- Anugerah Musik Indonesia (2016): Penyanyi Solo Pria/Wanita Soul/R&B/Urban Terbaik (Reason)
- Indonesian Choice Awards (2017): Female Singer of the Year (Eva Celia), Album of the Year (And So It Begins)
- Anugerah Musik Indonesia (2017): Album Soul/R&B/Urban Terbaik (And So It Begins), Penyanyi Solo Pria/
- Wanita Soul/R&B/Urban Terbaik (Another You)
- Anugerah Musik Indonesia (2019): Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik (A Long Way)
- Anugerah Musik Indonesia (2020): Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik (All About You)
- Anugerah Musik Indonesia (2024): Artis Solo Pria/Wanita R&B Kontemporer Terbaik (Crush)
Pada akhirnya, Eva Celia membuktikan bahwa ia bukan sekadar putri dari dua nama besar. Lewat setiap peran dan nada yang di ciptakan, Eva telah menemukan dan mengukuhkan jati dirinya sebagai seniman yang unik dan tak tergantikan.
Selain itu, dari layar kaca hingga panggung musik, evolusi Eva Celia adalah kisah tentang dedikasi dan keberanian. Eva telah membukti bahwa warisan terbaik bukanlah nama besar, melainkan talenta yang terus diasah dan diekspresikan dengan sepenuh hati.


