Seminar Pelajar di Palembang: Wujudkan Generasi Muda Bebas Narkoba, Judol, dan Pinjol

Pembangunan Institute bersama PC IPNU dan IPPNU Kota Palembang menyelenggarakan seminar pelajar bertajuk “Hidup Tenang, Prestasi Gemilang: Tanpa Narkoba, Judi Online, dan Pinjaman Online.”

WAWBERITA — Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba, judi online (judol), dan pinjaman online ilegal (pinjol), Pembangunan Institute bersama PC IPNU dan IPPNU Kota Palembang menyelenggarakan seminar pelajar bertajuk “Hidup Tenang, Prestasi Gemilang: Tanpa Narkoba, Judi Online, dan Pinjaman Online.” Kegiatan ini berlangsung di halaman SMA NU Kota Palembang dan dihadiri oleh ratusan pelajar.

Dihadiri Berbagai Narasumber Ahli

Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi penting, antara lain:

  • H. Kiagus Faisal, S.Ag., M.Pd.I
    (Kasi PD Pontren Kemenag Kota Palembang)
  • Irwan Ridwan, SH., MM
    (Kabid Ekonomi Sosial Budaya Kesbangpol Provinsi Sumsel)
  • Muhammad Mufashih, S.ST., M.Si., C.HRM., C.DMS
    (Ketua Bidang 7 BPD HIPMI Sumsel)
  • Widia Arsita, S.K.M
    (P2M BNN Provinsi Sumatera Selatan)
  • Juan Al Gifari, S.E.
    (Staf Senior Pengawasan PEPK dan Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Sumsel)

Literasi untuk Menekan Penyalahgunaan Narkoba, Judol, dan Pinjol

Ketua IPNU Kota Palembang, Muhammad Arif Rizki, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya kepada SMA NU Kota Palembang sebagai tuan rumah. Ia berharap seminar ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan literasi pelajar agar tidak mudah terjerumus ke dalam jeratan narkoba, judol, dan pinjol ilegal.

Dukungan Penuh dari Pemkot Palembang

Seminar ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang. Zuhdi Boy, M.Pd, selaku Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Palembang yang mewakili Wali Kota Palembang, secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa:

“Isu narkoba, judol, dan pinjol adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Pemerintah Kota Palembang mendorong masyarakat, terutama pelajar, untuk berani berkata tidak pada narkoba dan perjudian online.”

Pesan-Pesan Penting dari Para Narasumber

BNN Sumsel

BNN Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan bahwa narkoba memiliki dampak serius, meliputi:

  • Kerusakan kesehatan fisik dan mental
  • Gangguan sosial dan psikologis
  • Menurunnya produktivitas
  • Ancaman terhadap keamanan masyarakat
  • Resiko pidana hukum

BNN menyampaikan strategi utama dalam memberantas narkoba adalah pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi.

OJK Sumsel

OJK mengedukasi pentingnya literasi keuangan di kalangan pelajar. Juan Al Gifari menekankan bahwa generasi muda harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta mengelola keuangan dengan bijak agar tidak terjebak dalam pinjaman online ilegal.

Kemenag Palembang

Perwakilan Kementerian Agama menegaskan bahwa narkoba, pinjol, dan judol bertentangan dengan nilai agama. Dalam pandangan Islam, narkoba hukumnya haram, kecuali dalam kondisi darurat medis.

Kesbangpol Sumsel

Kesbangpol menegaskan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen mendukung pemberantasan narkoba dan judol melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran yang melibatkan generasi muda.

HIPMI Sumsel

Muhammad Mufashih dari HIPMI memberikan tips menghindari narkoba dan judol, antara lain:

  • Aktif dalam kegiatan positif dan produktif
  • Meningkatkan literasi dan wawasan tentang dampak negatif narkoba, pinjol, dan judol

Upaya Bersama Menuju Generasi Muda yang Sehat dan Berprestasi

Melalui seminar ini, para pelajar di Palembang diharapkan semakin sadar dan siap menolak segala bentuk penyimpangan sosial yang mengancam masa depan mereka. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba serta jebakan finansial ilegal.***