Jadi Ketua PBI Palembang, Fitri Yulianti Mawardi Bakal Cetak Bibit Atlet Bowling

WAWBERITA – Ketua Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kota Palembang, Fitri Yulianti Mawardi Yahya mengaku bangga menjadi Ketua Umum PBI Palembang.

Ia pun yakin bisa melanjutkan apa yang diinginkan PBI Sumsel, yaitu Bu Anita. Setidaknya Palembang memiliki atlet bowling.

“Kita memiliki venue dengan standar internasional. Jadi setidaknya banyak atlet yang harus dicetak dari PBI Palembang,” Jelas Fitri Mawardi usai dilantik menjadi Ketua PBI Palembang, Senin (5/6/23).

Lanjut Fitri mengatakan, program yang akan dilakukan mengikuti program provinsi, yakni dengan menggelar Leanpuri Cup. Itu salah satu cara untuk mencari atlet bowling pemula.

“Kedua, kita akan mencari bibit bowling ke sekolah-sekolah yang ada di Palembang. Cari bibit atlet bowling di sekolah dengan mengadakan pan games di sekolah agar kita bisa mengikuti selera permainan. Intinya, kalau mau jadi atlet harus punya rajin berlatih dan terus berlatih,” jelasnya.

“Saya suka bowling sejak SMA ketika pertama kali bermain di venue Ramayana. Karena saya suka bowling, jadi kalau hobi dan hobi, maka saya akan melakukannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PBI Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H mengatakan sangat berharap kepada PBI Palembang.

“Saya optimistis jajaran PBI Palembang yang enerjik dan berkualitas mampu menorehkan prestasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Anita, ia berharap, seperti yang disampaikan PBI saat dilantik sebagai ketua PBI Sumsel, targetnya adalah mempopulerkan bowling di Sumsel.

“Kita harus bangga dengan olahraga bowling. Karena kita memiliki venue yang luar biasa baik di tingkat nasional maupun internasional. Sayang sekali jika tidak digunakan untuk mencetak atlet-atlet bowling,” jelasnya.

“PBI Palembang yang dipimpin oleh Ibu Fitri yang sangat mumpuni membesarkan PBI di Palembang diharapkan lebih dikenal dan berprestasi di masa mendatang,” tulisnya.

Dalam kesempatan itu, Anita berpesan, menjadi pemimpin harus bisa mengayomi.

“Prestasi itu harus diukir, harus diinisiasi dan tidak bisa instan. Jadi butuh kesabaran dan harus berani mengikuti event olahraga lokal maupun luar provinsi,” ujarnya.

“Target kami untuk Pra PON adalah membentuk beberapa atlet yang kami masukkan untuk latihan.
Kami berharap Pra PON dapat mengikuti sebagai peserta dan meraih beberapa medali,” ujarnya.(Dn)